Tidak ada perempuan yang bisa menolak pertolongan dari lakilaki ganteng saat sedang dalam kesusahan. Begitu pula aku. Jadi, jangan salahkan aku kalau menganggap Rafael laki-laki yang mendekati sempurna. Dari perhatiannya, aku tahu dia ingin lebih dari sekadar berteman denganku. Hanya perempuan bodoh yang tidak mau menjajaki hubungan serius dengan Rafael. Dan aku, jelas menginginkannya. Ta…
Akhirnya, kata indah yang sudah lama dinantikan?Kendra itu terucap juga. Namun, entah kenapa Kendra?hanya merasa kosong. Ia tidak sedih; tidak juga bahagia.?Semua datar. Semua hambar. Padahal Andre?suaminya yang tampan?adalah lelaki yang paling ia idam-idamkan, sang Mr Perfect.