Nadira punya segudang kelakuan bandel. Tidak mau melanjutkan kuliah, pulang malam, dan nongkrong bersama teman laki-laki. Ancaman sang papa yang ingin memasukkannya ke pesantren pun tidak pernah la indahkan. Hingga sang papa tiba di puncak kesabarannya dan mengancam akan mencabut semua fasilitas Nadira jika ia tetap keukeuh tidak mau masuk pesantren. Dengan berat hati, akhirnya Nadira setuju u…
"Kau bukan Pukat si anak yang pintar... kau lebih dari itu, kau Pukat si anak yang genius." *** Buku ini tentang Pukat, si anak paling pintar dalam keluarga. Masa kecilnya dipenuhi petualangan seru dan kejadian kocak - serta jangan lupakan pertengkaran dengan kakak dan adik-adiknya. Tapi apakah dia mampu menjawab teka-teki hebat itu, apakah harta karun paling berharga di kampung mereka? Dari…
Heaven is FULL, so I came BACK! Boss: Kamu ngomong apa?Gue: Hah? Gak ngomong apa-apa.. Boss: Kok mulut kamu begerak-gerak? Gue: Enggak ah. Boss: Wah, mesti ganti kacamata nih… (ngelepas kacamatanya dan tengok-tengok) Gue: (pake binocular aja…) Boss: Tuh kan bibir kamu komat-kamit lagi. Gue: Enggak kok! Boss: Iya! Gue: Ya udah terus kenapa rupanya dengan ruangan saya? Apa yang terja…